Postingan

Menampilkan postingan dengan label BPN 30 Day Ramadan Blog Challenge 2020

{ketigapuluh} Lima Jajan Lebaran Yang Harus Ada Di Meja Saat Lebaran.

Gambar
Semua sepakat bahwa lebaran tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun kemarin lebaran kurang beberapa hari jajanan yang akan dipasang di meja udah siap tinggal masukkan ke dalam toples, bahkan untuk lebaran beberapa hari kemudian juga disimpan. Ini tradisi ibuk, selalu menyisihkan atau menyimpan beberapa jajan yang akan dihidangkan nanti jika ada tamu di lebaran di hari entah ke berapa. Biasanya di rumah 1-3 hari lebaran jajan masih komplit di meja, mulai dari lebaran hari keempat itu biasanya toples udah pindah ke belakang. Bukan tamunya yang makan tapi tuan rumahnya yang makan. Jadi karena hal itu, ibuk selalu menyiapkan jajan lebaran yang sekiranya semua keluarga suka, dan bahkan jajan yang disiapkan adalah request dari anggota keluarga yang lain. Inilah lima jajan lebaran yang pasti ada di meja tamu saat lebaran. Roti Benik, ini adalah salah satu kue kering yang selalu ada di toples meja ruang tamu saat lebaran. Ini adalah jajan kesukaan

{keduapuluh sembilan} Terimakasih BPN Untuk challenge Di Setiap Ramadhannya.

Gambar
Alhamdulilah, bisa ikutan lagi challenge menulis yang diadakan oleh Blogger Perempuan Network (BPN). Meskipun ketinggalan beberapa hari alhamdulilah bisa terkejar, dan tidak terasa udah sampai pada tema hari keduapuluh sembilan. Dari sebelum ramadhan untuk siap menyambut challenge ini, tapi karena yang dipantengin adalah media sosial twitter, seperti terlewat postingan bahwa chellenge ini sudah di mulai. Ternyata tahun ini dimulai dari sebelum ramadhan, kalau yang tahun kemarin seingatku hari pertama postingan adalah hari pertama ramadhan. Ini tahun kedua aku ikutan dan sepertinya aku ketagihan untuk ikutan lagi. terimakasih banyak BPN yang sudah mengadakan kegiatan sekeren ini. meskipun belum bisa aktif kirim setoran ataupun mengikuti kegiatan baik yang online maupun offline tapi selalu berusaha untuk ikut meriahkan setiap challenge yang diadakan oleh BPN, ya seperti challenge menulis di ramadhan ini. Tahun kemarin lumayan seru, karena harus berbagi waktu d

{Keduapuluh Delapan} Doa Di Penghujung Akhir Ramadhan 1441 H

Gambar
Ramadhan adalah bulan paling mulia, bulan di mana semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala. Ramadhan adalah bulan pembelajaran, bulan dimana kita belajar untuk 11 bulan ke depannya agar bisa lebih baik dan mampu mempertahankan amalan-amalan ibadah kita selama Ramadhan. 10 hari pertama di bulan Ramadhan adalah rahmat. Sedangkan 10 hari kedua adalah magfiroh atau pengampunan. Sementara 10 hari ketiga adalah terbebas dari api neraka. Kita sekarang sudah berada di fase 10 hari ketiga. ‘Aisyah ra. Berkata,”Jika masuk sepuluh hari terakhir, Nabi saw mengencangkan kainnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan istrinya (keluarga).” (Diriwayatkan oleh Bukhari, no 2024 dan Muslim, no. 1774) Rasullah sawa bersabda, “Carilah lailatul qadr pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir ramadhan.” (diriwayatkan oleh Bukhari no 2017 dan Muslim no 1169) Apa yang mendorongnya mencari lailatul qadr ? Karena Rasullullah saw bersabda, “Barangsiapa yang shalat malam pada ma

{Keduapuluh Tujuh} Tips Hemat Lebaran di Saat Pandemi Covid-19

Gambar
Aku pernah dengar sebuah kalimat seperti ini, “Kerjo setaun enthek rong dino” artinya (kerja setahun habis dua hari). Maksudnya adalah hasil kerja setahun habis di dua hari, dua hari itu maksudnya lebaran idul fitri. Beberapa orang yang kerja di luar kota mengakui kebenaran kalimat itu. Setiap bulan sebagian uang disisihkan untuk nanti bekal pulang kampung, uang THR digunakan untuk beli oleh-oleh dll. Kembali ke kota lagi untuk mengumpulkan uang lagi. Ya itulah sekumplit kisah para pekerja di kota-kota besar yang rela pergi dari kampung, berpisah dengan orang yang paling disayangi , itulah perjuangan agar kehidupan menjadi lebih baik. Apakah seperti itu bisa dikatakan boros? Kalau menurut aku tidak sih, karena itu tidak sia-sia, membuat orang lain bahagai adalah kebahagian tersendiri. Lalu bagaimana jika keadaan seperti ini, Covid-19 tidak hanya menyerang masalah kesehatan, dunia perekonomian juga terkena imbasnya, mungkin buat mereka yang punya tabungan masih bisa sedik

{Keduapuluh enam} Tahun Ini Masih Lebaran Di Pacitan, Bareng Bapak dan Yang Lain.

Gambar
Tahun ini lebaran di mana? Pertanyaan ini masih belum sehoror pertanyaan kapan menikah. Pertanyaan tahun ini lebaran di mana? Kesannya seperti ada doa yang terselubung dari sebuah jawaban yang diutarakan. Bener nggak? Semenjak menetap di Pacitan otomatis lebaran juga di Pacitan aja. Dulu waktu di Malang pernah punya harapan kerja di Malang, dapat jodoh juga dari orang yang berasal bukan Malang atau Pacitan. Alasannya sederhana biar merasakan repotnya mudik. Kalau dua orang dari kota yang berbeda kan pas mudik pasti agak mikirkan. Tapi itu hanya harapan. Kenyataan sekarang masih di Pacitan dan status masih sama kayak tahun kemarin. Karena aku masih tinggal dengan Bapak dan termasuk keluarga besar, otomatis kakak aku beserta pasangannya dan para krucil-krucil pembuat kegaduhan dan kegembiraan juga pasti akan berkumpul di rumah. Tapi nanti bakalan ada dua kakak yang gak bisa ikut kumpul. Pertama kakak aku yang di Surabaya beserta anaknya, ini pertama kalinya dalam sejarah

{keduapuluh lima} Mudik? Ya atau Tidak Semua Keputusan Ada Di Tanganmu

Gambar
Penyebaran Covid-19 yang merata di seluruh daerah di Indonesia, menyebabkan pemerintah melarang warga untuk mudik ke kampung halamannya. Tidak akan membahas perbedaan antara mudik atau pulang kampung dan juga tidak akan membahas tentang mengapa tiba-tiba pemerintah memperbolehkan warganya untuk mudik dengan segala aturan dan ketentuan yang berlaku. Kalau pertanyaan mudik ya apa tidak ditunjukkan kepadaku tentu jawabanya tidak, karena aku memang sudah tinggal dikampung juga. Tapi jika aku diposisi sedang diperantauan dan melihat kondisi sekarang serta melihat respon bapak dan keluarga in shaa allah aku juga tidak akan mudik. Kakak perempuan aku ada yang kerja di Surabaya. Sebelumnya dia sudah dikasih tahu sama kakak laki-laki aku yang di sini (di Pacitan), dia bilang kalau lebaran tetap mau pulang atau ingin lebaran di Pacitan disuruh pulang ke Pacitan sebelum puasa, otomatis tidak bisa karena dia di Surabaya punya tanggungjawab dengan pekerjaannya. Berencana akan tetap n

{Keduapuluh empat) Momen Lebarang yang Selalu Dirindukan

Gambar
Lebaran sebentar lagi.. Lebaran sebentar lagi. Entah itu lagu dari siapa penyanyi dan penciptaannya, perasaan lagu itu sudah lama tapi masih eksis saja sampai sekarang ini. Lebaran selalu menjadi hal yang dirindukan oleh semua orang. Selalu saja ada moment penting yang terjadi yang akan terus diingat bertahun-tahun kemudian. Yang bakal selalu dibicarakan saat bertemu kembali, atau saat lebaran tahun berikutnya. Lebaran seperti mesin pencipta kenangan, tentunya kenangan indah dan membahagiakan. Semua berduyun-duyun bersuka ria, agar bisa merayakan lebaran bersama dengan orang yang dicintai dan disayangi. Karena selalu ada momen yang tak terlupakan yang terjadi saat lebaran. Empat momen penting Lebaran yang Selalu Dirindukan : Lebaran menjadi ajang dimana semua anggota keluarga bisa berkumpul. Yang jauh akan berusaha semaksimal mungkin untuk bertemu. Yang biasanya tidak punya waktu untuk bertemu   saat lebaran pasti menyempatkan waktu untuk bertemu. Dan disin

{keduapuluh tiga} Menu Lebaran Yang Paling Di Tunggu di Keluarga Kami

Gambar
Menu lebaran hari pertama biasanya di keluarga kami disantap waktu makan siang. Karena kalau pagi biasanya belum pada ngumpul semua. Setelah lelah berkeliling atau bersilaturohim ke saudara dan tetangga baru siangnya makan bersama-sama dengan menu terbaik yang sudah disiapkan oleh koki terbaik. Apakah menu terbaik itu?  dan siapkah koki terbaik itu? Menu terbaik yang disajikan adalah rawong daging sapi yang di masak oleh Ibu. Di masak waktu malam hari atau waktu takbiran. Karena aku tidak makan daging sapi, biasanya ibu masak dua menu yaitu rawon daging sapi dan sayur lodeh tahu. Kalau sayur lodeh tahunya itu optional tidak tiap tahun sama yang pasti masak dua menu. Apakah hanya rawon daging sapi? Tradisi di lingkungan aku, waktu sholat ied di masjid, tiap rumah disarankan untuk membawa nasi ‘tempelang’ dan ibu biasanya buat nasi kuning, dadar telur yang diiris memanjang dan kering tempe. Tiga menu ini juga selalu ditunggu, apalagi nasi kuningnya, paling manta

{keduapuluh dua) Baju Lama Vs Baju Baru, siapakah pemenangnya? (Sebuah Cerpen)

Gambar
Mesin jahit usang itu ternyata masih bisa menunjukkan kemampuannya. Usianya mungkin sudah tua, dulu ia sempat menjadi primadona satu kampung. Meskipun ia masih dimiliki oleh orang yang sama tapi keadaan sudah semakin berubah. Semenjak sang pemilik merasa penglihatannya berkurang ia semakin banyak beristirahat dan ia tidak lagi menciptakan pakaian-pakaian dengan model terbaru. Meskipun ia tidak benar-benar beristirahat. Seperti hari ini, mulai pagi sang empu masih terus menggunakanya. Entah apa yang ia buat, tapi dirinya tahu bahwa yang sedang ia kerjakan adalah selembar kain usang. Pintu belakang tiba-tiba terbuka, dan masuklah seorang pria yang membawa tas tangan dan terlihat peluhnya masih belum kering, mungkin ia masih lelah setelah mengayuh sepeda tua itu. “Ningsih ke mana Bu?” “Kayaknya Ningsih marah pak, dia sembunyi di rumah Pak Dhe, tadi bude ke sini dan bilang kalau Ningsih lagi di sana.” “Masih marah karena minta baju baru anak itu, udah kelas 5 SD tapi

{keduapuluh satu} Harapan Aku pada Bulan Puasa di Tahun 2021.

Gambar
Selalu ada harapan dalam setiap kondisi yang kita alami saat ini. Harapan bahwa esok harus lebih baik daripada hari ini. Ramadhan di tengah pandemi COVID-19 yang membuat ramadhan tahun ini tidak seperti Ramadhan sebelum-belumnya. Meskipun begitu kita sebagai umat Islam tetap berusaha semaksimal mungkin agar ibadah di bulan Ramadhan ini tetap berkah dan barokah. Aamiin Lalu adakah harapanmu untuk Ramadhan tahun depan? Inilah 5 harapan aku untuk puasa Ramadhan tahun 2021, sebagai berikut : Semoga tahun depan bisa bertemu kembali dengan bulan ramadhan. Dan sepertinya ini adalah harapan seluruh umat Islam di belahan bumi manapun. Semoga di tahun depan, bisa shalat tarawih lagi di masjid atau mushola. Karena tahun ini ada Covid-19 yang mengharuskan kita untuk bersama-sama saling bekerja sama untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19. Semoga bisa khatam Al-Quran lebih dari satu kali. Karena alhamdulilah udah beberapa tahun ini setiap ramadhan sudah bisa khatam se

{keduapuluh} Lima Hal Yang Di Syukuri Ramadhan Di Tahun Ini.

Gambar
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kebaikan dan keberkahan. Bulan pembelajaran bagaimana kita di 11 bulan yang akan datang. Semua umat Islam menyambut kedatangan bulan ramadhan tapi tidak dengan tahun ini. Seluruh dunia mengalamai pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita untuk saling jaga jarak dan lebih banyak diam di rumah. Tahun ini, menjelang ramadhan saja sudah ada pengumuman pelarangan shalat terawih di masjid dan berbagai kegiatan keagamaan juga dilarang. Jika menyambut ramadhan tidak seantusias tahun kemarin, tetapi   ibadah ramadhan harus tetap dilakukan. Puasa, shalat tarawih di rumah, tilawah di rumah dsbny tetap berjalan sebagaimana mestinya. Inilah lima hal yang patut kita syukuri saat berpuasa di tengah pandemi Covid-19, sebagai berikut : Doa di Ramadhan tahun kemarin berarti terkabul. Semua orang yang menjalankan ibdah ramadhan, saat di akhir-akhir ramadhan pasti selalu berdoa atau berharap bahwa tahun depan masih bisa bertemu kembali dengan ramadhan.

{sembilanbelas} Sosis Goreng Kulit Lumpia dan Martabak Telur, Hidangan Praktis Sebagai Pembuka Buka Puasa

Gambar
Tiap orang punya selera berbeda untuk buka puasa, ada yang langsung makan dengan nasi, atau ada yang dengan kolak, es buah atau lainnya, atau ada yang cukup minum air hangat atau teh hangat atau ada juga yang cukup dengan buah-buahan. Kalau kata ibu, makanan buat membatalkan puasa tidak harus ada di rumah, karena yang wajib adalah nasi dan kawan-kawannya. Dan beberapa hari kemarin, kebetulan aku membuat sosis goreng kulit lumpia dan martabak telur, pengerjaannya benar-benar singkat, karena Cuma butuh sekitar 30 menit saja, dengan catatan semua bahan harus sudah siap di rumah. Ada kulit lumpia sisa karena beli di tukang sayur kebanyakan. Awalnya beli kulit lumpia di tukang sayur, karena ingin menyelamatkan sisa orak-orak sayur dari kebuang, maksudnya bikin lumpia tapi entahlah apa namanya, orak-arik sayur dibungkus dengan kulit lumpia lalu digoreng. Kembali ke sisa kulit lumpia. Sisa kulit lumpia ada sekitar 7 lembar saja. Maka apa yang bisa dibuat dengan kulit lumpia