3 HAL YANG SANGAT DIRINDUKAN SAAT RAMADAN, NO 3 MENGANDUNG BAWANG





Ramadan sudah jalan 18 hari, berarti tidak ada 2 minggu lagi, bulan ramadan akan segera berakhir. Harapan semua muslim di dunia sama, kita semua berharap semoga tahun depan masih bertemu dengan bulan ramadan, bulan penuh berkah dan barokah. Aamiin. Ramadan pasti . dirindukan oleh semua umat Islam di dunia tanpa terkecuali.


Bulan penuh keistimewaan, bulan yang selalu dirindukkan dan bulan yang kedatangannya disambut penuh suka cita. Kira-kira ada nggak sih yang kalian rindukan saat Ramadan?


Kalau aku punya 3 hal yang sangat aku rindukan saat Ramadan? 3 Hal itu apa saja?  Chek this out.


3 HAL YANG AKU RINDUKAN SAAT RAMADAN.


Minuman Dingin atau minuman yang ada ES nya


Gambar oleh silviarita dari Pixabay


Padahal saat ramadan gini penjula segala macam minuman yang kata awalnya adalah kata “ES” banyak ditemukan dan sepertinya tidak susah untuk mencari es campur buat buka.


Tapi sayangnya selama ramadan aku tidak pernah minum-minuman dingin apalagi minuman yang dalamnya da gambar es batunya.


Entah beneran atau mitos, kata bapak kalau buka puasa pakai es keesokan harinya badan akan lemas. Dan memang benar aku juga pernah nyoba buka puasa pakai es campur, laah kebetulan atau tidak memang benar pagi harinya pas puasa aku ngerasa lemas banget.

 

Makan Gorengan.


Gambar oleh Wow Phochiangrak dari Pixabay


Makanan paling nikmat yang bisa dinikmati semua orang tanpa terkecuali, makanan itu adalah gorengan. Makanan yang digoreng dengan menggunakan minyak goreng yang banyak dan dengan panas api yang luar biasa.


Sangat nikmat sekali dinikmati disegala suasana, mau mendung atau panas gorengan tetap enak untuk dinikmati.


Siapa yang puasa pas siang hari sampai sore suka mengumpulkan makanan yang rencananya akan dimakan setelah buka tapi kenyaataannya gak dimakan karena perut sudah terasa kenyang sekali.


Kalau iya, kita satu arah dan satu frekuensi. Itulah salah satu alasan dari mengapa aku merindukan gorengan saat ramadan, karena khawatir mubazir akhirnya dipaksa untuk sejenak tidak membeli gorengan


IBU

 

Gambar oleh Sasin Tipchai dari Pixabay


Ini puasa kedua yang kulalui dengan bapak saja, Terasa berat memang puasa tanpamu, tapi aku dan bapak harus bisa untuk menjalani ibadah ini. awalnya tahun pertama puasa tanpa mu begitu memilukan, hampir setiap buka puasa selalu menangis sendirian.


Dan tahun kedua ini, meski sudah tidak sesering tahun kemarin, karena memang aku menghindari untuk buka puasa di dapur, di mana dulu setiap buka selalu denganmu berdua, karena bapak setelah adzan langsung pergi ke masjid.


Tak ada lagi percakapan sederhana setiap menjelang berbuka, tidak adalagi segelas teh hangat buatanmu.


Ibu : “Kowe digaekne teh ora?” (Kamu dibuatkan teh tidak?)

Aku : “Ora bu, wingi wes gae teh aku.” (Tidak bu, kemarim sudah buat aku”)

Ibu :  “Yo wes yen ngono tak gae sak gelas ae.” (Ya sudah, kalau begitu aku buat satu gelas aja”)

Allahuakbar.....Allahuakbar.......Allahuakbar (Adzan Magrib berkumandang)

Aku langsung ambil teh dinikmati sececap demi cecap, bergantian dengan ibu. Dan pada akhirnya porsi teh hangat ku lebih banyak daripada ibu.

Ibu : “Teh e maeng endi? Kok west enthek.” (“Teh e tadi di mana?”)

Aku : “Gelas e wes tak gowo nyang basah-asahan.” (“Gelasnya sudah aku taruh di tempat cuci piring”)

Dan aku langsung meluncur segera ambil air wudhu


Itulah percakapan dan kejadian yang sama yang selalu berulang setiap ramadan. 

Dan kini sudah tidak ada lagi. Semoga kau tenang di sana, aku dan bapak disini in shaa allah akan baik-baik saja. Al- fatihah untuk almarhum ibu.

 

Itulah 3 hal yang aku rindukan saat ramadan, kalau kamu apa yang kamu rindukan?






Komentar

  1. Balasan
    1. BERAT ya mbak, tapi in shaa allah semua akan baik-baik saja.. alfatihah buat ibuk kita di surga.

      Hapus

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak. j

Postingan populer dari blog ini

TENTANG LAYANAN SERVICE "JTR" DARI JNE

MERK BUKU TULIS YANG PALING TERKENAL DI INDONESIA

WANITA DAN SIFAT CEREWETNYA