{keduapuluh} Lima Hal Yang Di Syukuri Ramadhan Di Tahun Ini.



Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kebaikan dan keberkahan. Bulan pembelajaran bagaimana kita di 11 bulan yang akan datang. Semua umat Islam menyambut kedatangan bulan ramadhan tapi tidak dengan tahun ini. Seluruh dunia mengalamai pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita untuk saling jaga jarak dan lebih banyak diam di rumah.

Tahun ini, menjelang ramadhan saja sudah ada pengumuman pelarangan shalat terawih di masjid dan berbagai kegiatan keagamaan juga dilarang. Jika menyambut ramadhan tidak seantusias tahun kemarin, tetapi  ibadah ramadhan harus tetap dilakukan. Puasa, shalat tarawih di rumah, tilawah di rumah dsbny tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Inilah lima hal yang patut kita syukuri saat berpuasa di tengah pandemi Covid-19, sebagai berikut :

  • Doa di Ramadhan tahun kemarin berarti terkabul. Semua orang yang menjalankan ibdah ramadhan, saat di akhir-akhir ramadhan pasti selalu berdoa atau berharap bahwa tahun depan masih bisa bertemu kembali dengan ramadhan. Jadi saat kita ditengah pandemi seperti ini masih bisa berpuasa adalah salah satu hal yang patut disyukuri.

  • Bisa Buka dan Sahur dengan makanan yang cukup. Di luar sana mungkin banyak orang yang hanya bisa buka puasa dan sahur dengan air putih. Sedangkan kita di meja makan ada kolak, es campur, aneka lauk dan sayur. Bukankah itu sebuah karunia atau rezeki yang harus kita syukuri?
  • Lebih dekat dengan keluarga. Anjuran pemerintah untuk tetap dirumah saja, membuat kita bisa semakin dekat dengan keluarga. Bisa menyiapkan menu buka dan sahur bersama-sama. Bisa mengajari si kecil belajar puasa dll. bukankah ini harus disyukuri?
  • Belajar jadi Imam Shalat. Mungkin di tahun kemarin waktu adzan magrib kita masih harus berjibaku di jalan raya dan terpaksa buka puasa di jalan, sampai rumah sudah kelewat adzan isya’. Itu mungkin puasa tahun kemarin, dan tahun ini semua berbeda. Para suami mau tidak mau harus bisa menjadi imam shalat untuk keluarga mereka. Kalau tidak dipaksa pasti tidak akan pernah belajar, Dan bukankah kita harus mensyukurinya karena bisa belajar jadi imam untuk keluarga kita?
  • Lebih banyak waktu untuk beribadah. Puasa tahun tidak ada lagi alasan aku tidak bisa tilawah karena sibuk, karena sampai rumah sudah malam, dan karena alasan-alasan lainnya. Jadi bisa dipastikan ibadah ramadhan tahun bisa lebih baik dari tahun kemarin. Bukankah itu hal bagus yang patut untuk kita syukuri?


Seperti firman ALLAH SWT “Sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS Ibrahim – 7)

Apapun keadaan dan kondisi kita jangan lupa untuk tetap bersyukur, karena ALLAH lebih tahu mana yang terbaik untuk umat-Nya.





Posting Komentar

0 Komentar