{CERPEN} Kesalahan Dika dan Dito



Dua minggu menjelang Ramadhan keluarga Tarkim dibuat heboh oleh kedua buah hatinya. Dua buah hati yang masih berumur 15 tahun dan 10 tahun, keduanya berjenis kelamin laki-laki. Sang kakak yang bernama Dika masih kelas 1 Sekolah Menengah Pertama, seharusnya Dika sekarang sudah kelas 3 SMP. Sementara adiknya Dika bernama Dito kelas 4 sekolah dasar.

Bu Tarkim dan Pak Tarkim dibuat pusing bukan kepalang atas kelakuan dua jagoannya itu, bagaimana tidak pusing mereka berdua ngotot mau potong rambut dengan mengikuti gaya rambut ala-ala band negeri entah berantah. Karena Dika dan Dito ngancam kalau tidak potong rambut dengan gaya ala-ala selebrita dunia itu mereka akan memanjangkan rambutnya mereka.

Bu Tarkim dan Pak Tarkim, bingung kenapa sang anak pengen banget gaya rambut seperti itu, mereka masih sekolah, setahu Pak Tarkim kalau masih sekolah tidak boleh potong rambut dengan gaya rambut yang beraneka ragam seperti itu, konsekuensi jika nekad maka tidak hanya rambut Dito dan Dika yang bakal dipangkas habis, tapi kedua orangtua juga bakalan dipanggil dan diberikan teguran.

Sore itu sehari sebelum ramadhan tiba, setelah mengumpulan uang saku mereka yang selama seminggu tidak gunakan untuk jajan, Dito dan Dika nekad mendatangi barber shop paling terkenal di kota mereka, mereka berdua bakalan tetap akan potong rambut dengan gaya rambut yang sudah mereka idam-idamkan meskipun tanpa izin dari kedua orangtua mereka.

Dito dan Dika pulang ke rumah penuh dengan kebanggan, mereka siap menyambut ramadhan esok dengan suasana baru, dengan gaya rambut baru. Tapi langkah kaki mereka berhenti, saat di ambang pintu rumah mereka sudah melihat kemurkaan wajah sang Ayah dan tangis kepiluan dari wanita yang sangat mereka cintai itu. Dito dan Dika tahu bahwa awal ramadhan kali ini akan berbeda, semua tidak akan sama. Gaya rambut barunya, kemurkaan sang ayah dan tangisan sang ibu menjadi awal.

Libur awal puasa sudah usai, hari pertama masuk di bulan Ramadhan tahun ini, di sekolah Dito dan Dika diawali dengan kegiatan pesantren di sekolah mereka. ternyata penyesalan Dito dan Dika belum selesai, tausiyah dari salah satu guru di sekolah mereka menjadi tamparan keras buat mereka berdua.

Bapak guru mengatakan di depan ratusan siswa dari SD, SMP hingga SMA dan guru yang dikumpulkan di Aula Utama Yayasan Tholabul ‘ilmi, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Bukan termasuk golongan kami siapa yang menyerupai kaum selain kami. Janglah kalian menyerupai Yahudi, juga Nashrani, karena sesungguhnya mereka kaum Yahudi memberi salam dengan isyarat jari jemari, dan kaum nasrani memberi salam dengan isyarat  telapak tangannya.” (HR. Tirmidzi, Hasan).

Setelah Pak Guru mengatakan satu hadist yang memperkuat hadist sebelumnya yaitu : Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda “Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk bagian dari mereka.” (HR Abu Dawud, Hasan).

Kata pak Guru, tidak hanya memberi salam tapi semua hal tanpa tidak ada pengecualian. Bahkan kata beliau gaya rambut seorang muslim pun tidak boleh seperti kaum Yahudi ataupun Nasrani. Gambar gaya rambut terlarang itu kini muncul dengan jelas di hadapan Dika dan Dito, gambar dari LCD yang tampak di depan mereka memang sangat besar.
 
sumber gambar : /www.wajibbaca.com
sumber : www.wajibbaca.com

Oleh karena itu dianjurkan agar setiap muslim tidak bermudah-mudahan dalam melakukan perbuatan sekecil apapun menyerupai orang kafir, karena ia adalah pintu menuju ketundukan kepada mereka. (Sumber : Muslim.or.id)

Perkataan Pak Guru, membuat Dika dan Dito hanya bisa menunduk seketika, mereka diam dan menyesali semuanya. Penyesalan jelas terlihat dari kedua cahaya mata mereka. kini mereka tahu apa yang seharusnya mereka lakukan, mereka ingin menjadi lebih baik lagi dari Ramadhan tahun kemarin.


----------------------End---------------------------





keterangan : 

  • sumber gambar untuk cover sampul postingan adalah : Gambar oleh Courtany dari Pixabay
  • tulisan ini diposting untuk mengikuti challenge #30HariKebaikanBPN #30daysramadhanblogchallenge yang diselenggarakan oleh BPN (Blogger Perempuan Network) dan untuk tema hari ke-13
untuk ikutan : klik aja

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG LAYANAN SERVICE "JTR" DARI JNE

MERK BUKU TULIS YANG PALING TERKENAL DI INDONESIA

WANITA DAN SIFAT CEREWETNYA